PicWords 2 pixwords soluzioni wort guru Lösung Word guru 94 Pro Des Mots niveau 251 Word guru 528 Wordscapes Scale
Mendikbud: Sekolah Harus Perhatikan Keselamatan Siswa Saat Proses Belajar Mengajar | SMAN 23 Jakarta
Selamat datang di Website Resmi SMAN 23 Jakarta|Thursday, December 14, 2017
Anda berada di : Home » Umum dan Kegiatan Sekolah » Mendikbud: Sekolah Harus Perhatikan Keselamatan Siswa Saat Proses Belajar Mengajar

Mendikbud: Sekolah Harus Perhatikan Keselamatan Siswa Saat Proses Belajar Mengajar 

AB-2Jakarta, Kemendikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, menekankan sekolah untuk memperhatikan keselamatan siswa saat proses belajar mengajar di sekolah. Hal tersebut disampaikan Mendikbud saat menerima Khohir Mulyadi, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Kamis (30/10/2014). Khohir adalah siswa sebuah Sekolah Dasar di Pekanbaru, Provinsi Riau yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan di lingkungan sekolah saat proses belajar mengajar

“Dengan kejadian ini kita akan lebih jauh membicarakan tentang keselamatan anak-anak di sekolah. Pengaturan tanggung jawab ketika ada kejadian kecelakaan di sekolah saat proses belajar mengajar,” ucap Mendikbud

Kejadian yang menimpa Khohir terjadi pada tahun 2012, saat Khohir duduk di kelas 2. Ketika itu, Khohir sedang menjadi petugas baris berbaris saat pelaksanaan upacara bendera di sekolah. Naas tiang bendera tiba-tiba rubuh menimpa kepalanya. Akibat dari kejadian itu, Khohir mengalami kelumpuhan. Ia tidak dapat  berbicara dengan baik, tidak dapat menangkap pesan pembicaraan dengan baik, dan tidak dapat berjalan.

Menanggapi kejadian tersebut, Mendikbud menegaskan perlu dibuat dengan segera pengaturan – peraturan yang dapat melindungi siswa. Peraturan itu dibuat untuk mengetahui tanggung jawab dari pemerintah, pemerintah daerah, dan sekolah. Sehingga, siswa merasa aman dengan adanya jaminan jika terjadi musibah di area sekolah terkait dengan aktivitas belajar mengajar. “Kita harapkan agar anak-anak yang terkena musibah atau kecelakaan saat proses belajar mengajar bisa mendapatkan perhatian penuh,” pungkas Mendikbud. (Seno Hartono)

Sumber